What is Thrush? I Canesten
Smiling young woman with curly hair, wearing a blue shirt, happy after Canesten thrush treatment

Apa itu Thrush atau Infeksi Jamur Vagina?

Kenali apa itu thrush dan gejala umum infeksi jamur vagina lainnya yang dapat membantu mengidentifikasi kondisi ini. Anda juga dapat mengetahui apa saja hal yang bisa dilakukan untuk mengobati thrush dan cara mencegahnya agar tidak kambuh.

Thrush atau Infeksi Jamur Vagina

Kondisi ini umum terjadi, tetapi Anda jarang mendengarnya menjadi bahan pembicaraan para wanita. Maka, mari bahas thrush, infeksi jamur yang disebabkan oleh ketidakseimbangan jamur alami pada vagina, terutama yang disebut Candida Albicans.

Biasanya, hal yang dapat mengontrol pertumbuhan jamur candida antara lain: sistem imun yang baik, "bakteri baik" (bernama lactobacilli) dan tingkat PH yang sehat. Namun, ketika kondisi vagina berubah menjadi basa, bakteri mulai tumbuh tak terkontrol. Hal ini bisa memicu infeksi jamur pada vagina.(1)

Thrush sangat umum terjadi karena 3 dari 4 wanita setidaknya mengalami kondisi ini sekali dalam hidupnya. Banyak juga wanita yang mengidap infeksi jamur ini secara berulang karena kerap kambuh kembali.(2) Akan tetapi, beberapa keadaan yang mengakibatkan Anda lebih rentan mengidap infeksi jamur vagina ini. Anda lebih berisiko mengidap thrush jika:

  • Sedang hamil
  • Baru saja menyelesaikan pengobatan yang terdiri dari antibiotik
  • Memiliki diabetes
  • Sedang menstruasi
  • Mengonsumsi pil KB
  • Didiagnosa mengidap HIV.(3)

Jangan khawatir! Thrush bukan infeksi yang bisa menular melalui seks.

Gejala Thrush atau Infeksi Jamur Vagina

Terdapat beberapa gejala umum dari thrush yang mudah dikenali. Anda perlu ingat bahwa setiap orang berbeda, jadi gejala infeksi jamur vagina pun bisa beragam dan dengan tingkatan ringan, sedang, atau lebih parah.

Anda perlu waspada terhadap beberapa gejala infeksi jamur pada vagina berikut ini:

  • Merasakan gatal, panas atau terbakar, nyeri pada vagina dan kemerahan serta bengkak pada bibir vagina (labia),
  • Keputihan dengan cairan kental tapi tidak berbau
  • Tidak nyaman ketika berhubungan seks. (2)

Apabila Anda mengalami infeksi jamur pada vagina untuk pertama kali, dianjurkan untuk menemui dokter. Ketika telah terdiagnosa, Anda dapat mulai pengobatan sendiri di rumah. Kabar baiknya, kondisi ini tidak memerlukan waktu lama untuk sembuh, tapi Anda juga perlu mempertimbangkan untuk ke dokter jika:

  • Berusia di bawah 16 tahun,

  • Sering kambuh, lebih dari dua kali dalam 6 bulan,

  • Pengobatan tidak bekerja dengan baik,

  • Sedang hamil atau menyusui,

  • Sistem imun Anda lemah, misalnya karena mengidap diabetes, infeksi HIV atau menjalani kemoterapi.(3)

Pengobatan Thrush atau Infeksi jamur Vagina

Pada sebagian besar kasus, mudah untuk mengatasi thrush atau infeksi jamur di vagina ini. Agar infeksi jamur vagina benar-benar hilang, Anda perlu menjalankan pengobatan dari dalam dan luar yang akan mengobati infeksi itu sendiri serta krim yang bisa bantu meredakan gejala. Banyak obat yang tersedia dalam beragam jenis produk seperti pil oral, soft gel dan tablet vagina, krim luar dan dalam vagina sehingga Anda dapat menentukan pengobatan mana yang lebih nyaman Anda jalani. Thrush biasanya hilang dalam seminggu setelah menggunakan satu dosis obat dan/atau krim setiap hari.(3) Pastikan jangan hanya menggunakan krim saja. Hal ini hanya akan membantu meredakan gejala infeksi jamur tetapi tidak akan mengatasi penyebab utama thrush pada vagina. Sebaiknya Anda konsultasikan dengan dokter untuk terapi yang tepat bagi infeksi jamur vagina yang dialami.

Canesten Canesfresh Gentle Refreshing Mousse

Pencegahan Thrush

Sebagian orang menderita kambuhnya thrush yang bisa disebabkan oleh pemilihan gaya hidup. Apabila gejala thrush mengganggu Anda, ubah beberapa kebiasan untuk menghentikan infeksi jamur vagina agar tidak kembali muncul. Pertama-tama, Anda perlu ingat bahwa area intim memiliki pH berbeda dibandingkan area tubuh lain jadi penggunaan sabun wangi biasa, dan sabun cair dapat mengganggu keseimbangan pH di vagina. Pertimbangkan untuk menggunakan pembersih kewanitaan yang diformulasikan khusus untuk membersihkan dan membantu menjaga kesehatan area intim.

Mengenakan celana dan celana dalam ketat dengan bahan sintetis serta seperti leging ketat dapat mendorong pertumbuhan candida akibat tingkat kelembapan yang tinggi. Anda juga direkomendasikan untuk segera mengganti pakaian basah seperti pakaian renang atau pakaian olahraga. Tips lain untuk menghindari thrush termasuk:

  • Hindari penggunaan deodoran di dalam dan sekitar area vagina

  • Jauhi stres dan terapkan gaya hidup sehat agar sistem imun tetap terjaga

  • Hindari makanan tinggi gula

  • Ganti pembalut dan tampon secara teratur

  • Pastikan membasuh area intim dari arah depan ke arah belakang ketika di toilet untuk mencegah penyebaran bakteri dari anus ke vagina

  • Hindari mandi dengan air terlalu panas. (2,3)

Thrush, dikenal juga sebagai infeksi jamur dan dapat dialami oleh semua orang. Gejalanya mudah dikenali dan pengobatannya juga cukup mudah. Akan tetapi, jika thrush yang memicu keputihan secara berulang, pertimbangkan untuk mengkonsumsi probiotik yang dapat membantu Anda menjaga kadar alami bakteri baik dalam vagina.

Referensi:

1. Vaginal yeast infection (thrush): Overview. Ncbi.nlm.nih.gov. (2019). Retrieved 21 May 2021, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK543220/.
2. Mårdh, P., Rodrigues, A., Genç, M., Novikova, N., Martinez-de-Oliveira, J., & Guaschino, S. (2002). Facts and myths on recurrent vulvovaginal candidosis—a review on epidemiology, clinical manifestations, diagnosis, pathogenesis and therapy. International Journal Of STD & AIDS, 13(8), 522-539. https://doi.org/10.1258/095646202760159639
3. Thrush in men and women. nhs.uk. (2020). Retrieved 21 May 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/thrush-in-men-and-women/

L.ID.MKT.CC.06.2021.1669