Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Bau kaki atau yang disebut juga dengan bromodosis sebenarnya memiliki banyak penyebab (1). Bisa jadi bau kaki yang terjadi pada Anda adalah karena berbagai alasan yang berbeda-beda. Kenali beberapa poin di bawah ini untuk mendeteksi penyebab kaki memiliki bau yang tak sedap:

  1. Tumpukan keringat
    Penyebab yang paling sering terjadi adalah karena adanya sejumlah keringat yang terperangkap. Sebagai informasi, kaki manusia memang dapat menghasilkan banyak keringat setiap harinya. Hal ini disebabkan karena kaki memiliki ribuan kelenjar keringat. Jadi, saat keringat menumpuk di sepatu atau kaus kaki yang Anda gunakan, kondisi ini dapat menimbulkan bau yang tidak sedap (1).
  2. Bakteri yang ada di kaki
    Bakteri juga bisa menjadi penyebab kaki Anda menjadi bau. Karena kaki memiliki kelenjar yang memproduksi banyak keringat setiap hari, bakteri senang bertempat tinggal di bagian bawah kaki karena ia dapat tetap hidup dari keringat. Ketika bakteri mengkonsumsi keringat, ia juga sekaligus menghasilkan zat asam yang menjadi penyebab bau kaki (1).
  3. Infeksi jamur
    Selain bakteri, infeksi jamur kulit juga dapat menyebabkan kaki memiliki bau yang tidak enak. Kondisi ini disebabkan karena jamur juga dapat tumbuh dan bahkan berkembang biak di lingkungan yang hangat dan lembab. Nah, ketika kaki Anda berkeringat, otomatis kulit bagian kaki menjadi hangat dan lembab, membuat jamur menjadi mudah berkembang. Infeksi jamur yang menyebabkan bau tidak sedap ini umumnya dikenal sebagai athlete’s foot alias kutu air (1).

Kelompok yang Rentan terhadap Bau Kaki

Penyebab bau kaki tidak hanya disebabkan oleh tumpukan keringat, bakteri dan jamur saja, namun bisa jadi juga karena faktor lain seperti:

  • Remaja dan ibu hamil. Pada dasarnya, setiap kaki orang pasti berkeringat, namun remaja dan ibu hamil merupakan kelompok yang paling rentan terhadap keringat yang berlebih. penyebab nya adalah karena tubuh mereka memiliki hormon yang mendorong lebih banyak produksi keringat dalam tubuh (2).
  • Orang yang sibuk atau memiliki kondisi tertentu. Orang-orang yang memiliki aktivitas fisik yang tinggi, atau orang bekerja yang diharuskan untuk berdiri sepanjang hari cenderung lebih berisiko terhadap produksi keringat yang sangat banyak. Selain itu, orang yang sedang berada di bawah tekanan atau memiliki kondisi medis tertentu juga dapat membuat kaki mereka berkeringat lebih banyak daripada orang lain dan menyebabkan bau pada kaki (2).

Cara Mengatasi Kaki yang Berbau tidak Sedap

Selain membuat tidak nyaman, keringat dan bau juga berdampak buruk bagi kesehatan kulit. Oleh karena itu, sudah sewajarnya agar Anda tetap memperhatikan bagaimana cara mengatasi bau kaki yang membandel. Simak tips ini agar penyebab bau kaki dapat disingkirkan secepat mungkin:

  • Jaga kaki tetap bersih. Bakteri hidup di daerah lembab, jadi menjaga kaki tetap kering akan membantu mengurangi bau tak sedap. Jika Anda memiliki kaki yang bau, Anda harus mencuci kaki setiap hari. Anda bisa mencucinya saat mandi atau menggosoknya di bak mandi dengan air hangat. Keringkan kaki Anda secara menyeluruh, termasuk di antara jari-jari kaki (1).
  • Pastikan kaki tetap kering. Jika sedang tidak bepergian, istirahatkan kedua kaki Anda dengan cara diangin-anginkan atau pastikan agar mendapatkan udara segar. Jangan memakai kaus kaki dan sepatu, jika terpaksa harus memakai alas kaki di rumah, coba untuk menggunakan sandal saja (1).
  • Gunting kuku kaki. Sangat penting untuk menjaga kuku kaki tetap pendek dan bersih setiap saat. Cara ini dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur di kuku kaki dan dapat mengurangi risiko kaki yang berbau tak sedap (1,2).
  • Pakai sepatu yang sesuai. Jika Anda harus memakai sepatu yang tertutup, pastikan Anda memakai sepatu dengan ukuran yang pas (1). Selain itu, sebaiknya hindari penggunaan sepatu yang sama selama 2 hari secara berturut-turut. Jangan lupa untuk mencuci bagian sol pada sepatu agar endapan kotoran penyebab bau dapat terangkat (2).
  • Ganti alas kaki jika diperlukan. Apabila sepatu dan kaus kaki Anda sudah mengandung banyak keringat di siang hari, sebaiknya persiapkan diri dengan membawa 1-2 pasang kaus kaki dan alas kaki agar dapat segera diganti dengan yang bersih (2).
  • Pakai obat antijamur. Jika bau kaki yang Anda alami belum juga hilang setelah menerapkan beberapa cara di atas, bisa jadi penyebabnya adalah karena adanya jamur pada kaki. Gunakan krim antijamur yang mengandung Klotrimazol 1% agar jamur yang menyebabkan bau kaki dapat teratasi sampai ke akarnya.

Artikel ini ditinjau oleh:
Tim Konsultan Medis Medical Advisor Bayer Consumer Health Indonesia

Referensi:

  1. Dan Brennan. What to Know about Smelly Feet. Web MD. Diakses pada 28 Januari 2022 dari https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/what-to-know-about-smelly-feet 

  2. Erica Cirino. How To Get Rid of Smelly Feet (Bromodosis). Diakses pada 28 Januari 2022 dari https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-smelly-feet