Infeksi Jamur di Selangkangan: Gejala & Pengobatan | Canesten
Infeksi Jamur di Selangkangan: Gejala & Pengobatan | Canesten

Apa Itu Jamur Selakangan?

Infeksi jamur bukan hanya ditemukan di tangan, kaki atau punggung saja. Penularan infeksi ini juga bisa terjadi di bagian tertutup seperti selangkangan. Jamur selangkangan menyebabkan rasa gatal yang jika dibiarkan bisa membuat kulit di area ini menghitam.

Meskipun disebut sebagai jamur selangkangan atau jock itch nyatanya infeksi jamur tinea cruris ini bisa menyebar ke area lain seperti paha dalam, pantat hingga bagian bawah perut. Infeksi tersebut disebabkan oleh jamur dermatofit yang tumbuh di lingkungan lembab dan panas. Kondisi selangkangan yang selalu tertutup celana sering memicu kelembapan berlebihan sehingga jamur sangat mudah berkembang biak. Jika dibiarkan tanpa pengobatan dan penanganan tepat, jamur selangkangan dapat menyebar ke area kulit sekitarnya, mulai dari paha, bokong kelamin hingga anus. Kendati lebih banyak diderita oleh pria, namun wanita juga bisa mengalaminya (1).

Gejala Infeksi Jamur Selangkangan

Waspadalah! Jika mengalami beberapa gejala berikut ini bisa jadi kamu sedang menderita infeksi jamur di selangkangan: 

  • Muncul ruam dengan pinggiran meninggi atau menonjol yang ditemukan di selangkangan, area lipatan, paha bagian dalam, kelamin atau bokong (1)

  • Iritasi dan gatal terus-menerus yang mengganggu di area selangkangan (1)

  • Kulit sekitar selangkangan berubah warna menjadi kemerahan, yang jika dibiarkan dalam waktu lama berubah lebih gelap hingga menghitam (2)

  • Rasa panas seperti terbakar di area yang terinfeksi (2)

  • Terasa perih dan mudah lecet karena gesekan dengan pakaian dalam (3)

  • Kulit mengelupas, kering hingga pecah-pecah (3)

  • Bercak merah dan kulit yang kasar (3)

Apa Penyebab Infeksi Jamur Selangkangan?

Secara umum, jamur selangkangan terjadi karena penularan jamur dermatofit yang tumbuh subur dan mudah menular terutama di daerah tropis yang panas dan lembab. Beberapa faktor yang menyebabkan penularan jamur ini adalah:

  • Penggunaan pakaian basah atau handuk secara bergantian dengan orang yang terinfeksi jamur selangkangan (2)

  • Berdekatan dan bersentuhan dengan orang yang terinfeksi jamur (2)

  • Berkontak dengan pakaian atau perlengkapan pribadi penderita jamur selangkangan yang belum dicuci dan disterilkan (4)

  • Mengidap infeksi jamur dermatofit lainnya, misalnya kutu air dan menyebar ke area selangkangan (5)

Selain itu, ada pula faktor-faktor yang meningkatkan resiko seseorang terjangkit jamur selangkangan, seperti:

  • Sering memakai pakaian ketat tanpa sirkulasi udara yang baik (1)

  • Beraktivitas intens atau sering olahraga yang membuat selangkangan selalu berkeringat dan lembab (1)

  • Tidak segera mengganti pakaian dalam yang sudah basah dan kotor dalam jangka waktu lama (2)

  • Kulit selangkangan sering mengalami gesekan dengan pakaian yang ketat (2)

  • Memiliki kekebalan tubuh rendah (3)

  • Menderita obesitas sehingga membuat lipatan kulit selangkangan tertutup dalam jangka waktu lama (3)

  • Menderita penyakit lain seperti diabetes atau HIV/ AIDS (3)

Kapan Harus Mengunjungi Dokter?

Jika jamur di selangkangan tidak kunjung sembuh dalam waktu dua minggu, ada baiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan tepat yang dibutuhkan. Penanganan yang cermat dan cepat dapat membantu mengurangi resiko penyebaran infeksi ke area kulit yang lain (1).

Diagnosa jamur selangkangan bisa dilakukan dengan wawancara dan juga pemeriksaan fisik. Apabila dibutuhkan, diagnose juga dapat dilakukan dengan mengambil sedikit kerokan kulit untuk diperiksa di bawah mikroskop atau dikirim ke lab untuk identifikasi kultur jamur (1).

Cara Mengobati Jamur di Selangkangan

Penting untuk memberikan perawatan dan pengobatan sesegera mungkin untuk menghilangkan infeksi jamur selangkangan sebelum bertambah parah dan menyebar ke area kulit lainnya.

Obat atau krim antijamur topikal dengan kandungan Klotrimazol dapat meringankan gejala dan membunuh jamur di selangkangan kelar sampai ke akar. Klotrimazol bekerja dengan cara menghambat kerja ergosterol. (5) Komponen utama dalam pembentukan jamur baru. Krim antijamur yang mengandung Klotrimazol dijual bebas tanpa memerlukan resep dokter. Bersihkan area yang terinfeksi dengan air dan sabun, keringkan sempurna, kemudian oleskan krim 2-3 kali sehari selama 3-4 minggu agar lebih efektif. Perkembangan positif dengan hilangnya rasa gatal biasanya terjadi dalam minggu pertama pengobatan.

Bila dalam waktu 4 minggu pengobatan yang dilakukan sendiri gejala infeksi jamur belum juga mereda, sebaiknya kamu segera mengkonsultasikan ke dokter kulit supaya diagnose ulang dapat dilakukan. Jika diperlukan, dokter mungkin akan meresepkan obat antijamur oral yang akan membantu melawan jamur tersebut dari dalam.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Selama Pengobatan

Agar proses pengobatan jamur selangkangan berjalan lebih efektif, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dilakukan:

  • Mandi secara teratur dan selalu menjaga kebersihan kulit terutama di area selangkangan. Jika berkeringat, segera keringkan dan ganti pakaian supaya kulit tidak lembab dan gatal (1)
  • Hindari menggaruk bagian yang terinfeksi supaya tidak terluka dan semakin parah (1)
  • Jika menggunakan salep atau krim antijamur yang dibeli bebas di apotek, baca dengan cermat cara penggunaannya (1)
  • Beritahu orang terdekat tentang kondisi kamu agar penularan tidak terjadi. Hindari kontak hingga infeksi jamur sembuh total (2)
  • Pisahkan baju dan perlengkapan pribadi supaya tidak digunakan oleh orang terdekat (2)
  • Jangan menggunakan pakaian ketat apalagi tidak menyerap keringat. Pilih bahan yang dingin, menyerap keringat dan longgar supaya sirkulasi udara di kulit berjalan dengan lancar (3)
  • Cuci pakaian secara rutin (3)
  • Selesaikan pengobatan hingga tuntas bahkan ketika kemajuan pengobatan terlihat. Menghentikan perawatan sebelum benar-benar selesai akan membuat jamur datang kembali (4)

Perawatan Tambahan yang Bisa Dilakukan 

Selain melakukan pengobatan, beberapa langkah perawatan berikut bisa kamu lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah jamur menyerang kembali:

  • Meningkatkan imunitas dengan selalu menjaga asupan mineral dan vitamin supaya tubuh bisa melawan jamur yang menyerang (4).
  • Memperbanyak konsumsi bahan makanan yang memiliki sifat antijamur misalnya kunyit dan juga bawang putih (5).

Mencegah Infeksi Jamur Selangkangan

Jika infeksi jamur belum terjadi atau kamu sudah sembuh sepenuhnya, lakukanlah beberapa langkah pencegahan berikut ini agar jamur selangkangan enggan datang dan membuat tidak nyaman:

  • Memakai pakaian longgar dan menyerap keringat terutama saat olahraga
  • Pastikan area selangkangan selalu bersih dan kering terutama sehabis mandi dan olahraga
  • Ganti pakaian setiap hari, terutama pakaian dalam
  • Ganti handuk secara rutin dan hindari saling bertukar handuk dengan orang lain
  • Obati dengan krim antijamur yang mengandung Klotrimazol 1% jika infeksi muncul kembali.

Jamur selangkangan memang sangat mengganggu. Namun, penyakit kulit ini sebenarnya bisa dicegah dan disembuhkan selama kamu lebih menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Biasakan menjaga kebersihan area selangkangan supaya jamur enggan mendekat. Dan selalu sedia krim antijamur yang mengandung klotrimazol apabila jamur selangkangan tidak dapat dicegah.

 L.ID.MKT.CC.04.2021.1623

Referensi:

  1. Jock Itch, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.healthline.com/health/jock-itch

  2. Male Groin Irritation and Infection, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.healthdirect.gov.au/male-groin-irritation-and-infection

  3. Jock Itch Treatment, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.medicinenet.com/jock_itch/article.htm

  4. Jock Itch, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.webmd.com/men/causes-and-prevent-jock-itch

  5. Invitro Antifungal Effects of Aqueous Garlic Extract, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.researchgate.net/publication/260018032_In_vitro_antifungal_effects_of_aqueous_garlic_extract_alone_and_in_combination_with_azoles_against_dermatophytic_fungi

  6. A Review on Antibacterial, Antiviral, and Antifungal, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4022204/

Temukan produk Canesten®️

Pencegahan Infeksi Jamur di Selangkangan

(Tinea Cruris)/ Jock Itch

ikon pakaian olahraga yang longgar dari Canesten

Gunakan pakai longgar selama olahraga dan hindari kain sintetis

ikon busa sabun di tangan Canesten

Pastikan area selangkangan tetap bersih dan kering, terutama setelah mandi atau olahraga.

ikon celana dalam pria Canesten

Pilih pakaian dalam berbahan katun dan ganti setiap hari.

ikon handuk mandi gantung Canesten

Ganti handuk secara rutin dan hindari menggunakan handuk yang tersedia di tempat umum.

Fakta tentang Infeksi Jamur Selangkangan/Jock Itch

ikon batang tubuh pria Canesten

Seringkali berawal dari kaki – infeksi jamur di selangkangan (tinea cruris) disebabkan oleh jamur yang sama penyebab kutu air.

ikon pria mengenakan dasi Canesten

Jika Anda laki-laki, Anda lebih berisiko terkena infeksi jamur di selangkangan (Tinea cruris)

ikon tangan gatal Canesten

Hindari gatal! Cari tahu tips pencegahan kami untuk perlindungan Anda dan orang terdekat dari infeksi jamur di selangkangan yang menular.