Ini Dia Penyebab Selangkangan Gatal
Ini Dia 7 Penyebab Selangkangan Gatal | Canesten

Ini Dia 7 Penyebab Selangkangan Gatal

Ada banyak penyebab gatal pada selangkangan, pastikan sebelum mengobati gejalanya

Jangan Sembarangan Menggaruk Selangkangan! 

Selangkangan yang gatal, terutama pada pria, bisa sangat mengganggu kenyamanan. Pasalnya rasa gatal yang teramat sangat ini membuat kamu ingin terus menggaruknya kapanpun dimanapun gatal melanda. Perlu diketahui bahwa ternyata penyebab gatal di selangkangan cukup bervariasi dengan gejala yang mirip ataupun beragam. Coba perhatikan gejala yang kamu alami dan bandingkan dengan penyebab di bawah ini:

  1. Jamur selangkangan 
    Jamur selangkangan yang biasa disebut sebagai jock itch merupakan infeksi jamur dermatofit yang menyerang area selangkangan, sekitar kelamin, paha bagian dalam dan atas serta bokong. Infeksi jamur ini pada umumnya menimbulkan ruam melingkar merah yang gatal dan terasa kering saat disentuh (1). Umumnya jamur selangkangan dialami pria daripada wanita karena tubuhnya memiliki lipatan pada selangkangan dan kelamin. Meskipun tidak membahayakan kulit, rambut ataupun kuku namun jamur bisa berkembang biak dengan cepat di area selangkangan yang lembab. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, infeksi jamur akan meluas dan membuat selangkangan menghitam (2).
     
  2. Infeksi Candidiasis 
    Pada wanita, rasa gatal di area selangkangan punya sebab yang berbeda dengan pria. Gatal di selangkangan wanita seringkali disebabkan oleh jenis jamur Candida. Bagian yang sering terinfeksi adalah vulva dan vagina (3). Selain menimbulkan rasa gatal dan terbakar, infeksi jamur Candida juga memberikan rasa nyeri bahkan menyebabkan keputihan berwarna putih yang menyerupai keju (5). Candidiasis bisa dicegah dengan wajib menjaga kebersihan area kewanitaan.
     
  3. Dermatitis Kontak 
    Biasanya muncul saat selangkangan bereaksi terhadap zat iritan. Gejala yang ditimbulkan berupa peradangan, ruam lokal dan gatal. Sekitar 80% dari dermatitis kontak adalah jenis iritasi dan kasus lainnya merupakan reaksi alergi (4). Penyebab umum meliputi produk kebersihan kewanitaan yang tidak sesuai, sabun mandi, deterjen, pemutih, dan residu pelembut kain di pakaian dalam.
     
  4. Intertrigo 
    Sekresi berlebihan pada kelenjar minyak dan keringat di area selangkangan disebut sebagai interigo. Kondisi ini bisa memicu kelembaban berlebih terutama ketika cuaca panas dan ditambah dengan penggunaan pakaian ketat yang menghambat sirkulasi udara (2).

    Intertrigo bisa terjadi saat permukaan kulit yang lembab bergesekan, menyebabkan kerusakan lapisan kulit mengalami iritasi. Kulit yang terluka ini sering mengakibatkan infeksi sekunder dengan jamur Candida dan bakteri. Jika dibiarkan, kulit yang terinfeksi akan menyebabkan bau busuk dan keluarnya cairan seperti nanah (3).
     
  5. Penyakit Menular Seksual (PMS) 
    Dari sekian banyak jenis PMS, ada beberapa yang memberikan efek selangkangan menjadi gatal baik pada pria maupun wanita. Gatal yang dirasakan bisa terjadi di sekitar kelamin yang kemudian menyebar ke kulit di sekitarnya. Beberapa jenis PMS yang menyebabkan gatal adalah:
    • Herpes genital (virus herpes simpleks atau HSV) (3)
    • Kutil kelamin (Human papillomavirus atau HPV) (3)
    • Gonorrhea (3)
    • Trikomoniasis (3)
       
  6. Kutu dan Kudis 
    Kutu dan kudis merupakan parasit yang bisa berkembang di selangkangan dan menyebabkan rasa gatal. Kutu kemaluan atau Phthiriasis pubis umumnya menempel di rambut kemaluan dan memakan inangnya sehingga menyebabkan rasa gatal yang kamu rasakan (2)
    Berbeda dengan kudis, gejalanya lebih terlihat karena meninggalkan tanda biru abu-abu. Kudis merupakan tungau Sarcoptes Scabiei kecil. Rasa gatal yang muncul diakibatkan tungau menggali ke dalam kulit untuk bergerak dan membuat sarang. Jejak liang tipis bisa jadi terlihat dimana tungau menembus kulit dan lepuhan kecil serta benjol bisa saja terjadi (1)
     
  7. Psoriasis Selangkangan 
    Psoriasis merupakan kondisi kulit yang tumbuh secara abnormal sehingga membentuk plak atau tumpukan kulit yang menjadi bentuk inflamasi kronis. Biasanya psoriasis terjadi di kepala. Namun bukan tidak mungkin kondisi ini terjadi di bagian tubuh lainnya (1).   Gejala psoriasis di selangkangan meliputi rasa gatal yang berkepanjangan. Ruam kulit pada psoriasis berwarna merah cerah, mengkilap dan halus saat disentuh. Meskipun psoriasis dapat hilang sepenuhnya ketika diobati, psoriasis tetap dapat kambuh lagi dikemudian hari.

Rasa gatal di selangkangan yang disebabkan oleh jamur lebih mudah diobati ketimbang karena sebab lainnya (1).   Saat selangkangan terinfeksi jamur, bagian yang mengalami gatal bisa diobati dengan salep topikal yang mengandung Klotrimazol agar membantu untuk membunuh jamur sampai ke akarnya.

Klotrimazol bekerja dengan cara menghambat kerja ergosterol. Komponen utama dalam pembentukan jamur baru. Krim antijamur yang mengandung Klotrimazol dijual bebas tanpa memerlukan resep dokter (2). Bersihkan area yang terinfeksi dengan air dan sabun, keringkan sempurna, kemudian oleskan krim 2-3 kali sehari selama 3-4 minggu agar lebih efektif. Perkembangan positif dengan hilangnya rasa gatal biasanya terjadi dalam minggu pertama pengobatan.

Untuk penyebab gatal pada selangkangan lainnya ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Perlu di ingat apapun penyebabnya, sebaiknya kulit selangkangan yang terinfeksi jamur segera diberikan pengobatan sebelum gejala bertambah parah dan melebar ke bagian kulit lainnya (3). Ingat bahwa infeksi jamur juga menular ke orang lain dengan mudah sehingga pastikan untuk menjaga kebersihan diri dengan lebih baik saat jamur terlanjur menginfeksi (4).

Referensi:

  1. Causes of Severe Groin Itching, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://healthfully.com/causes-of-severe-groin-itching-4774106.html

  2. Itchy Groin Causes, diakses pada 22 Agustus 2021 https://www.healthhype.com/causes-of-itchy-groin-and-skin-rash.html

  3. Jock Itch, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/jock-itch/symptoms-causes/syc-20353807

  4. Jock Itch, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.healthline.com/health/jock-itch

  5. Tinea Cruris, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://dermnetnz.org/topics/tinea-cruris/