Kadas/Kurap: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan | Canesten
Kadas/Kurap: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan | Canesten - Wanita muda dengan rambut panjang dengan jaket denim biru tersenyum setelah perawatan Canesten

Mengenal Infeksi Jamur Kadas Kurap

Kadas atau kurap yang dalam istilah ilmiah disebut sebagai tinea corpis merupakan gangguan kesehatan kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Meskipun nampak sepele, ternyata kadas kurap sangat mudah menular ke orang lain dengan berbagai media. Dan untuk penderitanya, keberadaan kadas dapat mengganggu kenyamanan serta penampilan.

Kadas kurap memiliki bentuk mirip cincin atau lingkaran berwarna kemerahan dengan bagian tengah berwarna putih atau layaknya kulit normal, dimana bentuk tersebut nampak seperti cacing yang melingkar sehingga juga dikenal dengan istilah ringworm (1). Biasanya, gejala kadas dan kurap ditandai dengan ruam merah atau pucat, bagian tepi lingkaran yang menonjol dan lebih tinggi dari permukaan kulit lainnya, terasa kering, kasar, dan juga gatal (1).

Jika dibiarkan tanpa perawatan atau pengobatan, lingkaran pada kadas akan semakin membesar. Kabar baiknya adalah penyakit kulit ini bisa disembuhkan dengan obat kadas baik oral maupun topikal (1). Penting sekali melakukan pengobatan terhadap kadas dan kurap karena apabila terjadi dalam waktu lama bisa meninggalkan bekas pada kulit serta menyebar ke area lainnya, termasuk wajah dan kulit kepala yang memicu terjadinya kebotakan (3).

kadas/kurap

Gejala Kurap

Gejala yang paling mudah dikenali ketika jamur kadas dan kurap menyerang adalah lingkaran kemerahan seperti lesi berbentuk cincin yang terasa gatal. Selain itu, penyakit kadas juga memiliki gejala lainnya, termasuk:

  • Bercak merah pada kulit dengan bentuk lingkaran merah yang lebih tinggi dari permukaan kulit sekitarnya (menonjol), dengan bagian tengahnya berwarna keputihan atau seperti kulit normal (2).

  • Bagian yang terinfeksi terasa gatal, kering, kasar dan muncul ruam (2).

  • Pada kondisi parah, lecet mungkin terjadi karena rasa gatal membuat kamu ingin menggaruk dan lingkaran merah bisa muncul lebih dari satu (1).

  • Timbul peradangan hingga bernanah jika terjadi luka dan infeksi (1).

ikon tangan Canesten

Apa Penyebab Kurap?

Jamur dermatofit merupakan penyebab kurap dan kadas. Saat jamur mengenai kulit dan tidak segera dibersihkan, atau kebersihan diri tidak dijaga, maka jamur akan menetap dan berkembang biak sehingga menimbulkan rasa gatal. Kurap dan kadas bisa ditularkan melalui beberapa cara, diantaranya:

  • Antar manusia. Kurap dan kadas bisa menular antar manusia jika penderita bersentuhan langsung dengan kulit orang lain yang sehat. Itulah sebabnya penting menghindari sentuhan fisik secara langsung dengan orang yang tidak dikenali atau tidak diketahui status kesehatannya (4).

  • Lingkungan ke manusia. Jamur suka hidup di tempat yang lembab dan tertutup (1). Itulah sebabnya tempat seperti ruang ganti dan kamar mandi umum bisa menjadi media penularan jamur kadas dan kurap. Untuk menghindarinya, usahakan menghindari berjalan tanpa alas kaki di tempat umum. Meskipun jarang terjadi, tanah juga dapat terkontaminasi dan menularkan jamur dermatofit. Umumnya terjadi pada kontak dengan tanah dalam jangka waktu lama (2).

Siapa Saja yang Bisa Terinfeksi? 

Dibandingkan dengan orang dewasa, anak-anak justru lebih rentan mengalami infeksi jamur penyebab kadas dan kurap. Hal ini dikarenakan anak-anak lebih eksploratif pada hewan dan benda di sekelilingnya karena sifat penasaran tinggi yang dimiliki. Namun bukan tidak menutup kemungkinan bahwa orang dewasa juga bisa mengalami kadas dan kurap terutama bila kamu:

  • Tinggal di daerah tropis yang cenderung panas dan lembab (2)

  • Sering terpapar panas matahari (2)

  • Tubuh berkeringat dan terlalu lama dalam keadaan basah (3)

  • Menderita diabetes (3)

  • Menderita obesitas (3)

  • Memiliki sistem imun tubuh rendah (3)

Pengobatan Terhadap Kurap (Kadas) 

Pengobatan kurap yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah adalah dengan mengoleskan krim antijamur yang mengandung Klotrimazol. 

Pengobatan secara cepat dan tepat bisa membantu meringankan gejala kadas dan kurap serta menghentikan perkembangbiakan jamur (2). Obat antijamur topikal dengan Klotrimazol akan meresap ke dalam lapisan epidermis kulit, meringankan gejala serta membunuh jamur penyebab kurap hingga ke akar (3). Cara kerjanya adalah dengan menghambat kerja ergosterol, komponen utama dalam pembentukan jamur baru (5).

Krim topikal ini dijual bebas di apotek tanpa harus membawa resep dokter. Cara penggunaannya juga mudah, cukup oleskan krim antijamur Klotrimazol 2-3 kali sehari selama 3-4 minggu agar lebih efektif. Efek positif seperti hilangnya rasa gatal biasanya terjadi dalam minggu pertama pengobatan. Namun, bila dalam 4 minggu belum terlihat hasil yang signifikan, ada baiknya untuk segera menghubungi dokter supaya dilakukan diagnosa ulang. Jika dibutuhkan, dokter akan meresepkan obat antijamur oral.

Kapan Harus ke Dokter? 

Meskipun bisa diobati baik dengan krim antijamur maupun menjaga kebersihan diri, namun jika gejala kurap tidak kunjung membaik dalam waktu 2 minggu, ada baiknya segera berkonsultasi pada dokter kulit. Penanganan yang cepat dan tepat dan menghambat penyebaran jamur ke bagian tubuh lain maupun orang di sekitar. Apalagi jika kamu dalam kondisi hamil atau berada di usia lanjut, kadas dan kurap yang tak segera sembuh harus segera diperiksakan karena bisa memicu komplikasi (4). Dokter akan memberikan pengobatan yang lebih tepat untuk kategori penderita tersebut.

Dengan observasi biasanya dokter akan segera mengetahui jika kamu menderita infeksi jamur kurap. Bila perlu, diagnosa kurap juga bisa dilakukan dengan mengambil sedikit kerokan kulit untuk diperiksa di bawah mikroskop ataupun dikirimkan ke laboratorium guna mengidentifikasi kultur jamur (1)

kadas/kurap

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Selama Pengobatan Kadas Kurap

Supaya pengobatan infeksi jamur penyebab kadas dan kurap bisa bekerja secara maksimal dan cepat, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dan lakukan:

  • Ganti baju secara rutin. Jangan menggunakan pakaian yang sama lebih dari sehari, termasuk pakaian dalam. Setelah mandi, usahakan mengganti baju dengan yang bersih dan kering. Bila berkeringat karena paparan cuaca panas, segera keringkan badan dan ganti pakaian (4)

  • Rajin mengganti sprei. Saat dalam masa pengobatan, gantilah seprai lebih sering misalnya beberapa hari sekali supaya jika ada jamur yang menempel di permukaannya tidak sampai berkembang biak dan menginfeksi kulit. Mengganti sprei secara teratur dapat mengurangi potensi reinfeksi (4).

  • Hindari penggunaan pakaian ketat. Pakaian ketat menghambat terjadinya sirkulasi udara sehingga kulit cenderung mudah lembab. Sebaliknya, pakaian longgar memungkinkan sirkulasi udara terjadi sehingga kulit lebih kering. Di samping itu, pakaian longgar meminimalkan gesekan antara kulit yang terinfeksi dengan kain yang akan membuatnya semakin parah (4).

  • Pilih pakaian yang menyerap keringat. Jika keringat terperangkap dan terus membasahi kulit, hal ini dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri yang memperparah kurap dan kadas (5).

  • Hindari menggaruk area yang terinfeksi. Kendati menyebabkan gatal sebaiknya kamu tidak menggaruk bagian yang terkena kadas supaya tidak lecet dan menimbulkan infeksi lanjutan karena luka terbuka. Bila gatal terasa mengganggu, gunakan kompres dingin pada bagian yang terinfeksi saja dan jangan menggunakannya di area lain untuk mencegah penyebaran jamur (5).

  • Cuci tangan setelah mengoleskan obat antijamur pada bagian yang terinfeksi (5).

  • Rutin lakukan eksfoliasi atau pengangkatan sel kulit mati karena akan menjadi makanan bagi jamur untuk terus bertahan hidup (5).

L.ID.MKT.CC.06.2021.1670

Referensi:

  1. Ringworm Risk & Prevention, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.cdc.gov/fungal/diseases/ringworm/risk-prevention.html
  2. Ringworm: Symptoms, Pictures, Treatments, Diagnosis & More, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.healthline.com/health/ringworm#causes
  3. Ringworm: Diagnosis and Treatment, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.aad.org/public/diseases/a-z/ringworm-treatment
  4. Ringworm, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.nhs.uk/conditions/ringworm/
  5. What You Should Know About Ringworm, diakses pada 22 Agustus 2021 dari https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/what-you-should-know-about-ringworm
     

Temukan produk Canesten®️

Fakta tentang kadas/kurap

ikon obat Canesten

Kadas/kurap merupakan infeksi jamur sehingga harus diobati dengan krim Klotrimazol untuk membasmi jamur hingga ke akar.

ikon bakteri Canesten

Walaupun Kadas dan kudis memiliki nama yang mirip, kudis merupakan penyakit kulit yang berbeda. Kudis disebabkan tungau yang disebut Sarcoptes scabiei.

ikon tangan kurap Canesten

Meski dijuluki ringworm, namun kadas/kurap tidak disebabkan oleh cacing.

Beberapa Contoh Tampilan Kurap Pada Tubuh

Kurap di Wajah | Canesten

Kurap di Wajah

Kurap di Tangan atau Kaki | Canesten

Kurap di Tangan atau Kaki

Kurap di Kepala | Canesten

Kurap di Kepala